28.11.15

Farewell My Dear

 it's been such a long time i left my blogspot, 
i think i start to miss this place
and.. its time to play here again :)
ok i will start to update my artwork again 
andddd start with this first,

"Farewell My Dear"
Ke-hi-lang-an, adalah kata terkasar pembangkit amarah
bercampur luka, ingin mencabik rasanya.

Menikmati rasa pahit sakit bertarung sengit 
dari dasar bumi sampai menyentuh langit.

ada namun tak sama, 
dia disana tapi tak lagi benar-benar disana,
kursi-kursi tua di taman seperti ingin bersaksi, dan
lampu-lampu kuning redup itu segera berbagi dingin 
dengan pohon disekelilingnya. 
tak lagi ada kehangatan, "aku ingin pelukan", teriakku.

kehabisan kata seperti kecewa, tapi untuk apa?
tak ada guna, lebih baik yasudah, kita "cukup sudah".
-ed-
2014

 karya ini sudah dicetak kedalam sebuah tees (kaos) berkualitas bagus
silahkan klik disini untuk melihatnya.

6.6.15

Disparitas

Literasi Koran Tempo Makassar, 4 juni 2015

Sama berdiri namun saling iri,
Sama memandang tersenyum, menyimpan pedang menyeringai
dibalik harum parfum.
 Mereka tak inginkan cerita cinta lelaki yang dicintai bidadari,
 mereka tak inginkan kita.

kau bertanya "mengapa kita harus bersama padahal
kita sudah tahu ini takkan lama?"
"Pantas tak pantas dunia adalah panggung Disparitas,
ada waktu kita harus mengerti tentang rasa bersalah dan berdosa", jawabku

Suara yang mendesak ke arah kita, menanti kita untuk berpisah.
 Langit gelap runtuh terbuka memberi jalan kita, untuk 
setiap resahku akan kutitipkan bersama setiap mesranya sore dan garis tua penghubung air mata dan tumpukan tulisan ini.
-ed-