19.3.14

PUPUS

Hari itu aku melihat diriku.
dari cermin sipit mengintip samar diriku tersenyum menikmati genggamannya.
Gelak tawa, dihujani daun dan belaian angin, di bangku teras berubin, seakan tak ada yang tak setuju dengan kami.

Seorang perempuan sumatera temukan kebahagiaanku.

2555 hari terlewatkan.
Aku temukan diriku kenakan hati yang terisi penuh oleh dirinya, meski tak lagi sama, aku masih disana nantikan kedatangannya,
"tak mungkin" bisik hati kecilku.
Di tempat itu, hanya tersisa nafas saja, ditemani daun yang coba tutupi bangku ubin yang telah retak.


hari ini aku tak lagi kenakan hatiku, ia pergi, tanpaku. kewarasan yang selalu sadarkanku akan hari aku kehilangannya.
aku benci terbangun, aku ingin dia.
apa dia masih disana?.

—ed—