26.6.13

Negeri Janji

yang satu lari
yang satu sembunyi
yang lari dilindungi
yang sembunyi diwadahi

yang lari itu pangkatnya jendral 
yang sembunyi tiba2 berpenampilan sok rohani

negeri ini bukan negeri mimpi
tapi ucapan sang pemimpin tak semua terealisasi
negeri ini seperti negeri mati
semua janji yang tak ditepati tak dapat diatasi

yang penting bisa dapat sesuap nasi dan tak mati esok hari sudah cukup bagi kami
apa yang terjadi?, jangankan sesuap nasi, sang dewa negeri ini pun minta naik gaji
sensasi menjadi hal penting untuk naikan prestasi, jadi bagaimana kalau ditambah bernyanyi diatas tumpukan tangisan kami?

negeri ini seperti sedang dipecundangi,
sang petinggi berusaha memperkaya diri dengan korupsi, pergi mencari tempat baru untuk disinggahi, membiarkan kami mati dan terlihat seperti tak ada yang terjadi

inilah negeri janji
banyak basa basi
terlihat serius seakan semua teratasi
seharusnya kalian tumpahkan darah seperti pahlawan yang kami serukan dan agungkan
tapi kami tak lebih menganggap kalian sebagai musuh bubuyutan.

2-6-2013
—ed—

7.6.13

USAI WAKTUKU

Daun kuning mengering
Debu terhempas entah kemana
Kulit menua, rambut memutih
Satu persatu bahagiaku berlalu
Satu persatu teteasan air mata 
membentuk garis kesedihan di wajahku
Berharap semua ini berakhir bersamamu dipelukmu, bukan karena apa, 
aku hanya ingin berbisik ketika saat itu tiba..
Terima kasih cinta.. 

4-7-2011
—ed—

YANG SAMA

Gajah beranak gajah yg sedang beranak gajah, anaknya beranak bapak dan ibu gajah
kapan habisnya?
si semut tetap terinjak saat sedang memikul remah roti dari tong sampah
yang sama dari mereka adalah, mereka sama-sama balik ke liang tanah

1-6-2013
—ed—

MATA MENGGONGGONG LIDAH TERPOTONG

sunyi itu meneriakiku
tak bersuara namun memekakan telinga
tak berdenting namun tergesa gesa
sunyi itu menuntut, menuntut si pria gendut esok hari tak merenggut satu butir nasi basiku

aku tak lagi dapat berbicara
seorang memaksaku  makan tanpa rasa
namun jejeran huruf ini tetap akan berteriak karena hatiku berteriak
hatiku berteriak untuk keadilan yang dijual diselebaran partai sang tirani pembela bangsa(T)..!!

1-6-2013
—ed—

NAIK LAGI

minyak naik lagi

asap tambah lagi

lumpur naik lagi
korban tambah lagi

angka naik lagi
terpaksa makan nasi kemarin pagi

tukang gorengan gak jualan lagi
ternyata dia mati gantung diri

namanya juga gajah, gajah butuh tempat luas buat berbaring
namanya juga semut, semut diinjak 
gak pernah kedengaran suara jeritnya

gajah ya gajah..
semut ya semut..
semut berjejer diinjak gajah..

1-6-2013
—ed—

MASAKU

dulu bunyi burung dipagi hari
sekarang berganti batuk pak samsi

dulu tanah airku
sekarang aspal asapmu

dulu rempah 
sekarang mecin penyedap rasa

dulu pemerintah
sekarang tukang ambil paksa

pak samsi tetangga sebelah rumahku telah menjadi masa lalu
yang tinggal padaku hanya batuknya
mungkin aku pun akan berlalu dan menjadi masa lalu
lalu bagaimana dengan kamu?

1-6-2013
—ed—

3.6.13

MALAM KEMBALI BERSINAR

Aku melihat gelap ditelanjangi dengan segala indahnya dosa
oleh belaiannya sang bayang tercipta untuk memadu rasa
bukan karena cinta
hanyalah sekedar nafsu belaka

hitam dan gelap walaupun dihujani sejuta cahaya,
manis membalut pahit didalamnya
tanpa kata berarti cinta
"Tak mengapa" menjadi sejuta "karena"

03-02-2012
—ed—